Tampilkan postingan dengan label kampusku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kampusku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Agustus 2019

MASA-MASA MENYENANGKAN KETIKA KULIAH

selamat pagi dan semangat pagi yang membaca postingan gue ini. kali ini gue mau sharing nih pengalaman menyenangkan gue ketika dibangku kuliah,langsung saja dibaca guys :).

Hasil gambar untuk animasi mahasiswa

1. TEMAN BARU, CERITA BARU
dimulai saat gue OSPEK gue mendapat teman-teman baru dari berbagai wilayah di nusantara. membawa ciri khas dari masing-masing wilayahnya seakan memberi warna dalam menjalin pergaulan. saat itu gue dari kampung ataupun dari SMK gue merantau sendiri di suatu kampus di Denpasar. sejak pertama menjalani OSPEK gue tdk begitu kenal dan akrab dengan teman alias gue berjuang sendiri. seiring berjalannya waktu barulah gue mendapat support dari banyak teman ya walaupun ada beberapa yang gak gue suka sih.

2. MATA KULIAH FAVORIT
jujur harus gue akui saat belajar dibangku kuliah itu memang ada yang membosankan, tetapi mata kuliah yang membosankan tersebut jika diimbangi ataupun diisi oleh dosen yang menyenangkan akan terasa mengasyikan. tapi adapun mata kuliah yang gue sukai yang pastinya menurut gue bermanfaat bagi diri gue dan masa depan gue seperti misalnya management pemasaran, interpersonal skill, jaringan komputer, management pariwisata, dan bahasa indonesia.

3. UNIT KEGIATAN MAHASISWA
adanya semacam unit kegiatan mahasiswa (UKM) tersebut memberi hiburan ketika akhir pekan kalian merasakan penatnya menjalani perkuliahan. pada waktu gue kuliah memilih UKM yang bersifat olahraga (Beladiri) yang sangat bermanfaat untuk diri sendiri. selain menghilangkan stress juga sangat menyehatkan bagi tubuh, selain itu loe juga dapat ikut berpartisipasi ketika UKM yang loe ikuti mengadakan event diluar untuk mengharumkan nama baik kampus.

4. KELEGAAN SETELAH MELEWATI MASA SULIT
ketika ada saatnya gue dihadapkan oleh sesuatu yang sulit seperti gue mengikuti suatu mata kuliah dan satu kelas tersebut diisi oleh orang-orang yang gak gue kenal dan gue pun males untuk kenalan karena alasan tertentu terkadang menjadi beban yang berat yang pernah gue jalani. selain jam perkuliahan akan terasa sangat lama ini juga akan berpengaruh pada nilai kuliah gue karena tidak adanya interaksi dengan teman yang lain. namun ketika sudah selesai ujian dan gue lihat nilai gue sempurna disaat itulah gue merasa lega dan sangat bersyukur dapat melewati masa-masa sulit gue dengan baik.


mungkin hanya ini yang dapat gue tulis dan sharing, sebenarnya masih banyak lagi yang susah diungkapkan.

Jumat, 06 Juli 2018

contoh wawancara kerja praktek

LAMPIRAN I

Hasil wawancara antara penulis dengan Ketua KSU xxx

Identitas Narasumber :

Nama     :
Jabatan                 : Ketua KSU xxx
Tanggal : 21 juni 2016

Penulis                   : Selamat sore bapak, maaf mengganggu sebentar, saya mahasiswa dari Kampus xxx yang sedang melakukan kerja praktek di PT.xxx. Saya ditugaskan untuk membuat software pada bagian pengelolaan tabungan di Koperasi Serba Usaha ini. Bolehkah saya mewawancarai bapak mengenai pengelolaan tabungan yang ada di koperasi ini?
Ketua Koperasi    : Oh, tentu saja bisa, silahkan dik.
Penulis                   : Sebelumnya Terima kasih atas waktunya pak. Begini pak, selama ini dalam pengelolaan tabungan di Koperasi Ini, bagaimanakah prosedurnya?
Ketua Koperasi    : Untuk prosedur mengenai pengelolaan tabungan ………..(“alur tidak diketahui”)
Penulis                   : Apa yang menjadi kendala dalam melakukan pengelolaan tabungan di koperasi ini?
Ketua Koperasi    : kendala yang kami hadapi yaitu kami kesulitan dalam melakukan pengolahan data baik itu proses input, simpan maupun proses perhitungan. Disini semua proses pengolahan data belum menggunakan program aplikasi komputer sehingga dari proses penginputan data yang kami lakukan akan memakan waktu yang cukup lama.
Penulis                   :Data apa sajakah yang ada pada pengelolaan tabungan tersebut?
Ketua Koperasi     :Dalam pengelolaan tabungan ini harus ada data nasabah tabungan, data setoran tabungan, data penarikan tabungan, data pinjaman tabungan, data pembayaran pinjaman, dan laporan tabungan.

Ketua Koperasi    :Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, diantaranya ada adalah Jaminan, Penghasilan perbulan, Tanggungan, Keperluan dan Status Peminjam apakah Calon Peminjam tersebut sudah pernah melakukan pinjaman atau belum di koperasi ini.
Penulis                   :  Berapakah jumlah  maksimal pinjaman kredit yang boleh di pinjam oleh calon peminjam pak?
Ketua Koperasi  :    Jumlah maksimal pinjaman kredit yang boleh  dipinjam oleh calon peminjam hanya maksimal Rp.15,000,000.
Penulis                   : Oh seperti itu ya pak. Baik terima kasih atas informasi yang bapak berikan, informasinya bermanfaat untuk penelitian saya.
Ketua Koperasi    : Iya, sama-sama dik. Semoga Informasinya bermanfaat ya untuk penyusunan skripsinya.
Penulis                   : Terimakasih pak.
Ketua Koperasi    : Sama-sama dik.





Narasumber,
Ketua KSU xxx



(………………)



Minggu, 17 Desember 2017

ANGGARAN PERUSAHAAN : ANGGARAN VARIABLE

Bab I
Pendahuluan

1.1 Latar Belakang
Anggaran adalah suatu rencana terinci yang dinyatakan secara formal untuk menunjukkan bagaimana sumber-sumber akan diperoleh dan digunakan selama jangka waktu tertentu, umumnya satu tahun (Supriyono, 1999). Fungsi anggaran adalah sebagai alat perencanaan yang salah satunya digunakan untuk menentukan indikator kinerja. Anggaran pada sektor publik terkait dengan proses penentuan jumlah alokasi dana untuk tiap-tiap program dan aktivitas dalam satuan moneter yang menggunakan dana milik rakyat. Anggaran disusun oleh manajemen untuk dalam jangka waktu satu tahun membawa perusahaan ke kondisi tertentu yang diinginkan dengan sumber daya tertentu yang diperhitungkan.
Dengan anggaran, manajemen mengarahkan jalannya perusahaan ke suatu kondisi tertentu (misalnya ke peringkat pangsa pasar kedua dalam industri, atau ke tingkat volume penjualan 10% di atas penjualan tahun anggaran yang lalu), dengan pengorbanan sumber daya tertentu. Sebelum anggaran disiapkan, organisasi seharusnya mengembangkan suatu rencana strategis. Rencana strategis mengidentifikasi strategi-strategi untuk aktivitas dan operasi di masa depan, umumnya mencakup setidaknya untuk lima tahun ke depan. Selain itu, anggaran dapat membantu komunikasi dan koordinasi.
Anggaran secara formal mengkomunikasikan rencana organisasi pada tiap pegawai. Jadi, semua pegawai dapat menyadari peranannya dalam pencapaian tujuan tersebut. Oleh karena anggaran untuk berbagai area dan aktivitas organisasi harus bekerja bersama untuk mencapai tujuan organisasi, maka dibutuhka adanya koordinasi. Peranan komunikasi dan koordinasi menjadi semakin penting seiring dengan meningkatnya ukuran organisasi.





            1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, dapatlah diinventarisir mengenai permasalahan-permasalahan dalam pokok pembahasan mengenai Anggaran Variabel dalam Anggaran Perusahaan, diantaranya adalah :
1.      Bagaimana sesungguhnya penyusunan Anggaran Variabel ?
2.      Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Anggaran Variabel ?

1.3 Tujuan dan Manfaat
Dalam penulisan makalah ini terdapat tujuan dan manfaat. Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah Memahami apa itu anggaran variabel.
Sedangkan manfaat yang dapat diambil dari penulisan makalah ini adalah :
1.      Lebih memahami fungsi anggaran bagi suatu perusahaan.
2.      Mengerti fungsi anggaran variabel dalam suatu perusahaan.
3.      Memahami cara mencari suatu fungsi anggaran variabel.














Bab II
Pembahasan

2.1 Anggaran Variabel
Anggaran Variabel (Variable Budget) adalah budget yang merencanakan secara sistematis dan lebih terperinci tentang tingkat perubahan (Variabelitas) biaya sehubungan dengan adanya perubahan aktivitas perusahaan dari waktu ke waktu selama periode tertentu untuk waktu yang akan datang. Dengan kata lain budget variabel adalah merupakan anggaran yang merencanakan perubahan tingkat biaya pada berbagai aktivitas pada periode yang akan datang. Dalam perhitungan di dalam anggaran yang ada dalam sebuah perusahaan sering didasarkan pada tingkat kapasitas tertentu. Apabila terdapat perubahan dari kapasitas yang direncanakan, maka terdapat kesulitan untuk dapat mengetahui sejauh mana akibat perubahan tersebut terhadap pendapatan dan biaya yang ada di dalam perusahaan yang bersangkutan.
Karena itu manajemen perusahaan sebaiknya telah mempunyai persiapan yang cukup untuk menghadapi terjadinya perubahan tersebut. Untuk persiapan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya perubahan yang ada di dalam perusahaan tersebut, manajemen perusahaan dapat menyusun anggaran dalam bentuk yang berbeda dengan anggaran yang bersifat tetap. Anggaran ini biasa disebut dengan Anggaran Variabel. Disebut anggaran variabel karena anggaran ini disusun di dalam beberapa tingkat kapasitas yang tidak tetap melainkan bersifat variabel.
Dengan disusunnya anggaran variabel, maka manajemen perusahaan akan dapat lebih mengetahui berapa besarnya perubahan pendapatan dan perubahan biaya yang akan terjadi seandainya terjadi perubahan kapasitas yang dipergunakan di dalam perusahaan. Semakin banyak produk atau output yang dihasilakn perusahaan maka semakin besar pula anggaran atau biaya variabel yang dikeluarkan perusahaan. Hal ini dikarenakan ada penambahan biaya untuk membeli bahan baku dan bahan pembantu yang diperlukan dalam proses produksi




2.2  Tujuan Anggaran Variabel
Tujuan Utama pendekatan Anggaran Variabel adalah untuk mengidentifikasi bagaimana dan seberapa jauh masing – masing elemen biaya dalam suatu pusat pertanggungjawaban dipengaruhi oleh aktivitas pusat pertanggungjawaban yang bersangkutan. Dengan demikian, anggaran variabel menjadi rumus atau petunjuk atau petunjuk yang mempedomani bagaimana setiap elemen biaya akan berubah sehubungan dengan adanya perubahan dalam volume, output atau tingkat kegiatan perusahaan. Hubungan tersebut ditunjukkan dalam suatu relevant range, yakni suatu interval batas berlakunya anggaran variabel yang disusun.
2.3 Manfaat Penyusunan Anggaran Variabel
Penggunaan anggaran variabel dalam perusahaaan akan mempunyai beberapa kegunaan tertentu bagi perusahaan yang bersangkutan. Beberapa manfaat tersebut antara lain sebagai berikut:
1.      Mempermudah menyusun anggaran biaya departemental untuk dimasukan kedalam profit plan
2.      Menetapkan tujuan biaya bagi menejer pusat pertanggung jawaban selama periode profit plan
3.      Menetapkan anggaran yang disesuaikan  untuk tujuan perbandingan dengan biaya sesungguhnya dalam laporan pelaksanaan bulanan.

2.4 Sifat-sifat Biaya
Biaya yang dikeluarkan bila dikaitkan dengan aktivitasnya akan memiliki sifat biaya atau perilaku biaya sebagai biaya tetap, biaya variabel dan biaya semivariabel.
1.      Biaya Tetap (Fixed Cost)
Biaya tetap adalah biaya yang jumlahnya tidak berubah pada relevant range tertentu. Besar kecilnya biaya ini tidak terpengaruh oleh perubahan aktivitas asalkan masih dalam relevant range tertentu. Relevant range merupakan interval batas berlakunya anggaran.
2.      Biaya Variabel (Variabel Cost)
Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah sesuai dengan perubahan aktivitas. Secara total biaya ini proposional dengan aktivitas, tetapi persatuan jumlahnya tetap berapapun tingkat aktivitasnya.
3.      Biaya Semivariabel
          Biaya semivariabel adalah biaya yang jumlahnya berubah tetapi tidak proporsional dengan perubaan aktivitas. Dengan kata lain di dalam biaya tersebut terdapat unsur biaya yang sifatnya tetap dan unsure biaya yang sifatnya variabel. Biaya yang sifatnya tetap akan sama jumlahnya dan biaya yang sifatnya variabel akan meningkat jumlahnya apabila terjadi peningkatan aktivitas. Jadi secara keseluruhan biaya ini akan meningkat apabila terjadi peningkatan aktivitas dan jumlahnya akan turun bila terjadi penurunan aktivitas, namun perubahan biaya tidak seimbang dengan perubahan aktivitasnya.
2.5  Metode Variabilitas Biaya
Metode variabilitas biaya adalah metode yang dipakai untuk memperkirakan besarnya unsure biaya tetap dan besarnya biaya variabel dan suatu biaya semivariabel.  Beberapa metode yang bisa dipakai untuk memperkirakan besarnya unsur tetap dan variabel dari suatu biaya variabel adalah sebagai berikut :
1. Metode Biaya Berjaga-jaga (Stand By Cist Metodh)
          Dalam metode ini untuk memperkirakan besarnya unsur biaya tetap dan biaya variabel dilakukan dengan cara menghentikan suatu aktivitas selama jangka waktu tertentu. Biaya yang tetap dikeluarkan pada waktu aktivitas berhenti merupakan unsure biaya tetap, sedangkan unsure biaya variabel diperhitungkan dengan mengurangi biaya total pada aktivitas tertentu dengan besarnya biaya tetap. Sedangkan biaya variabel persatuan dihitung dengan membagi besarnya biaya variabel dengan besarnya aktivitas.
2. Metode Titik Tertinggi Terendah
          Dalam metode titik tertinggi terendah atau metode maksimum minimum untuk memperkirakan unsure biaya tetap dan unsure biaya variabel dilakukan dengan cara membandingkan biaya pada aktivitas tertinggi (maksimum) dengan aktivitas terendah (minimum).  Pemisahan biaya ke dalam unsure tetap dan variabel dilakukan dengan langkah-langkah berikut :
a. menghitung besarnya biaya pada aktivitas tertinggi
b. menghitung besarnya biaya pada aktivitas terendah
c. menentukan besarnya biaya variabel per satuan.
d. Menentukan besarnya biaya tetap per periode.

3. Metode Regresi
          Dalam metode regresi untuk memperkirakan unsur biaya tetap dan biaya variabel dilakukan dengan menggunakan persamaan :
Y = a + bX
Y       : Total Biaya
a        : Biaya variabel per unit
X       : Besarnya aktivitas

4. Metode Perkiraan Langsung
          Pada metode-metode sebelumnya telah dibahas mengenai cara-cara memperkirakan besarnya unsure biaya tetap dan biaya variabel dari suatu biaya semivariabel. Dalam metode-metode tersebut masing-masing unsur biaya diperkirakan dengan menggunakan dasar data historis dengan formula-formula tertentu.
          Dalam metode perkiraan langsung masing-masing unsur biaya diperkirakan langsung tanpa melihat data historis yang ada, karena pada umumnya metode ini digunakan pada perusahaan yang belum memiliki data. Karena perkiraan besarnya biaya tetap dan biaya variabel dilakukan secara langsung, maka cara tersebut sangat subjektif.
2.6 Bentuk Anggaran Variabel
          Anggaran variabel yang disusun untuk periode yang akan datang dapat disajikan dalam beberapa bentuk, yaitu sebagai berikut :
1. Bentuk Formula
          Anggaran variabel dalam bentuk formula merupakan anggaran variabel yang menunjukkan unsure biaya tetap dan unsure biaya variabel pada setiap biaya yang direncanakan.
2. Bentuk Tabel
          Anggaran variabel dalam bentuk tabel merupakan anggaran yang menyajikan anggaran biaya pada berbagai tingkat aktivitas pada relevant range tertentu. Berbeda dengan bentuk formula, dalam bentuk tabel setiap biaya disajikan secara total, tanpa menunjukkan unsur biaya tetap dan biaya variabelnya.
3. Bentuk Grafik
          Dalam bentuk grafik anggaran variabel akan disajikan dalam grafik dua sumbu, sumbu vertical dan horizontal. Sumbu vertical menunjukkan biaya dan sumbu horizontal menunjukkan aktivitas.

SOAL DAN PENYELESAIAN ANGGARAN VARIABEL
          Biaya pemeliharaan yang telah dikeluarkan selama semester 1 tahun 2001 sebagai berikut :
Biaya Pemeliharaan Tahun 2001
Bulan
Produksi (Unit)
Biaya Pemeliharaan (Rp)
Januari
1.000
1.000.000
Februari
1.500
1.350.000
Maret
1.200
1.120.000
April
1.650
1.600.000
Mei
1.550
1.425.000
Juni
2.000
1.900.000

Diminta :
1)   Menentukan berapa unsur biaya tetap dan biaya variabel dari biaya pemeliharaan tersebut dengan metode titik tertinggi dan terendah.
2)   Berapa biaya pemeliharaan semester I tahun 2002 bila anggaran produksi sebesar 6.000 unit.



Jawab 
1). Menentukan besarnya unsur biaya tetap dan biaya variabel dari sebuah biaya semivariabel
Biaya variabel per unit = Biaya pada produksi tertinggi
                                       Biaya pada produksi terendah
                                 Produksi tertinggi-produksi terendah

                                   = 1.900.000 – 1.000.000 = 900
                                                2.000-1.000
Besarnya biaya tetap ditentukan sebagai berikut :
Biaya pemeliharaan pada produksi 1.000 unit = Rp 1.000.000,00
Biaya variabel = 1.000 x 900                            = Rp    900.000,00
Biaya tetap                                                     = Rp    100.000,00
Atau
Biaya pemeliharaan pada produksi 2.000 unit = Rp 1.900.000,00
Biaya variabel = 2.000 x 900                            = Rp 1.800.000,00
Biaya tetap                                                     = Rp    100.000,00

Sehingga formula biaya pemeliharaan terebut adalah :
Y = 100.000 + 900.000X

2). Besarnya biaya pemeliharaan pada semester I tahun 2002 bila produksi sebesar 6.000 unit

Y = 100.000 + 900 (6.000) = Rp 5.500.000,00

Bab III
Penutup

3.1 Kesimpulan
Jadi Kesimpulannya adalah :
1.      Anggaran Variabel (Variable Budget) adalah budget yang merencanakan secara sistematis dan lebih terperinci tentang tingkat perubahan (Variabelitas) biaya sehubungan dengan adanya perubahan aktivitas perusahaan dari waktu ke waktu selama periode tertentu untuk waktu yang akan datang.
2.      Dengan disusunnya anggaran variabel, maka manajemen perusahaan akan dapat lebih mengetahui berapa besarnya perubahan pendapatan dan perubahan biaya yang akan terjadi seandainya terjadi perubahan kapasitas yang dipergunakan di dalam perusahaan.


Daftar Pustaka
2.      https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=6&ved=0CEcQFjAFahUKEwiTs8qWn9rIAhVOBY4KHTI0A98&url=https%3A%2F%2Finsansafari.files.wordpress.com%2F2012%2F10%2Fbab-x-anggaran-variabel.docx&usg=AFQjCNEi_hmsOIOSVe6rU7a_fYvXZDZ74A&sig2=79NHZsINhA1DCqdF5Gz3XQ







latar belakang sistem informasi persediaan bahan baku dan produk pada PT. SONGGOLANGIT PERSADA DESA BANTAS

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
PT. Songgolangit Persada adalah perusahaan manufaktur dan dagang yang memanfaatkan teknologi Effective Microorganism (EM4) dalam memproduksi pupuk yang dinamakan dengan “Bokashi Kotaku”. Pupuk bokashi kotaku diproduksi secara besar-besaran pada pabriknya yang terletak di desa Bantas, kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. Dalam proses produksinya PT. Songgolangit Persada ini membeli bahan baku yang dibutuhkan seperti kompos yang dibeli dari PT. Tamesi Gianyar maupun bahan baku lainnya yang didapatkan dari berbagai sumber. Selain pupuk bokashi kotaku, PT. Songgolangit persada juga memproduksi bermacam-macam produk lainnya untuk memenuhi permintaan konsumen.
Dengan adanya pembelian bahan baku yang cukup banyak maka Pengelolaan persediaan bahan baku sangat penting untuk dilakukan. Pembelian dan pemakaian bahan baku merupakan kegiatan yang akan mempengaruhi jumlah persediaannya. Sebelum melakukan proses produksi, pihak perusahaan akan mengecek terlebih dahulu ketersediaan bahan baku yang dimiliki. Jika ketersediaan bahan baku sudah dianggap cukup ,maka proses produksi dapat dilakukan oleh perusahaan.
Dari proses produksi tersebut PT. Songgolangit Persada Desa Bantas akan menghasilkan banyak produk yang juga perlu dilakukan pengelolaan, jika pada bahan baku pembelian dan pemakaian mempengaruhi persediaan maka pada produk proses produksi dan penjualan yang akan mempengaruhi persediaannya. Proses produksi akan membuat persediaan produk menjadi bertambah, sedangkan proses penjualan akan mengurangi persediaannya.  
Saat ini didalam menjalankan aktifitasnya, PT. Songgolangit Persada Desa Bantas belum Sepenuhnya menggunakan sistem komputerisasi untuk melakukan pengolahan data sehingga proses transaksi dan pengolahan persediaan kurang efisien baik dari segi waktu maupun keakuratan data yang dihasilkan. Selain itu permasalahan yang terjadi mencangkup keamanan data, dengan sistem penyimpanan data secara manual kemungkinan hilangnya data cukup besar seperti yang diakibatkan oleh kebakaran, bencana alam dan lain sebagainya. Data yang disimpan pada PT. Songgolangit Persada Desa Bantas merupakan data yang terdiri dari nota transaksi pembelian, penjualan dan persediaan yang sangat berperan penting dalam menentukan untung rugi dari perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem yang harus menggunakan komputer untuk mengolah data transaksi dan persediaan dengan cepat dan akurat.
Peranan sistem komputer sangat penting untuk setiap perusahaan salah satunya perusahaan manufaktur dan dagang seperti PT. Songgolangit Persada Desa Bantas untuk mengolah data-data yang berkaitan dengan pengelolaan transaksi, persediaan bahan baku dan perhitungan persediaan produk. Dengan dibangunnya sistem informasi persediaan bahan baku dan produk, maka diharapkan sistem tersebut dapat membantu dalam pengolahan data persediaan  bahan baku dan persediaan produk pada PT. Songgolangit Persada Desa Bantas.
Berdasarkan uraian latar belakang permasalahan yang telah dipaparkan, maka dipandang penting mengangkat kasus tersebut ke dalam penelitian tugas akhir dengan judul “Sistem Informasi Persediaan Bahan Baku dan Produk pada PT. Songgolangit Persada Desa Bantas.

1.2    RumusanMasalah
Berdasarkan uraian latar belakang, maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana merancang dan membangun sistem informasi persediaan bahan baku dan produk pada PT. Songgolangit Persada Desa Bantas sehingga informasi persediaan bahan baku dan produk di perusahaan tersebut lebih efisien, efektif dan terkomputerisasi dari pencatatan, perhitungan maupun penyajian laporan.

1.3 BatasanMasalah
Batasan masalah yang menjadi acuan dalam pengerjaan Tugas Akhir ini antara lain :
1.       Perancangan dan pembangunan sistem yang dibuat tidak membahas hutang dari perusahaan terhadap pembelian bahan baku dan piutang pada pelanggan terhadap penjualan produk, sistem tidak menyediakan laporan keuangan atau menu menu akunting, dan sistem tidak menyediakan diagram statistik untuk menampilkan perkembangan pada perusahaan dalam periode yang ditentukan.
2.       Laporan yang dihasilkan oleh sistem hanya berupa laporan persediaan bahan baku, laporan produksi produk, laporan persediaan produk, laporan transaksi pembelian bahan baku, laporan transaksi penjualan produk, Laporan bahan baku rusak, laporan produk rusak dan nota penjualan.
3.       Dalam pembangunan sistem menggunakan VB.NET 2010 dan Database Microsoft Sql Server 2008.

1.4 TujuanPenelitian
Adapun tujuan dari penelitian yang penulis lakukan ini adalah untuk merancang dan membangun sistem informasi persediaan bahan baku dan produk pada PT.Songgolangit Persada Desa Bantas.

1.5 ManfaatPenelitian
Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.       Membantu PT. Songgolangit Persada Desa Bantas dalam mengelola bahan baku dan produk dengan lebih baik, sehingga dapat mempercepat serta mengefisienkan waktu dalam menyajikan laporan persediaan bahan baku dan produk.
2.       Menambah pengetahuan penulis dalam merancang dan membangun sistem informasi persediaan bahan baku dan produk.

1.6    SistematikaPenulisan
Pada sistematika penulisan ini, akan diuraikan gambaran yang lebih jelas dan sistematis mengenai setiap bab yang terdapat pada laporan. Laporan Penelitian ini memuat 5 bab yang terkandung didalamnya, diantaranya adalah :

BAB I PENDAHULUAN
                Bab ini mengulas tentang latar belakang . Dari latar belakang tersebut dirumuskan masalah yang akan dibahas dalam laporan tugas akhir, untuk membatasi pembahasan agar tidak keluar dari pokok bahasan maka dibatasi dengan batasan masalah kemudian tujuan penelitian dan terakhir manfaat penelitian.

BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini menjelaskan teori-teori yang mendukung pokok pembahasan yang meliputi definisi dan uraian komponen yang digunakan untuk perancangan dan pembangunan sistem informasi.


BAB III ANALIS DAN PERANCANGAN
Bab ini berisi tentang gambaran umum objek penelitian, analisis data dan pembahasan dari analisis data yang telah dilakukan, serta gambaran umum perancangan dari sistem informasi yang akan dibuat.

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN
Bab ini berisi implementasi dan pembahasan cara penggunaan sistem informasi persediaan bahan baku dan produk.

BAB V PENUTUP
                Bab ini berisi kesimpulan yang merupakan jawaban dari rumusan masalah dan beberapa saran yang bermanfaat dalam pengembangan perangkat lunak kedepannya.


























Kamis, 09 Februari 2017

CONTOH PROFIL USAHA PARIWISATA


I
Latar Belakang
Pariwisata merupakan sektor yang bisa menunjang kemajuan suatu daerah, terutama dengan adanya peraturan mengenai otonomi daerah. Kebijakan ini diberlakukan atas dasar masyarakat daerah memiliki modal yang dapat diandalkan untuk kemajuan daerahnya, salah satunya dengan kegiatan pariwisata. Misalnya wisata  budaya,  wisata sejarah , wisata alam atau buatan yang menarik, wista belanja, wisata keagamaan.
Minimnya pengetahuan atau informasi yang dimiliki oleh Wisatawan tentang suatu objek wisata menyebabkan menurunnya niat untuk melakukan kegiatan wisata. Untuk memilih obyek wisata yang tepat, dibutuhkan sebuah sarana  pemberi informasi dalam bidang kepariwisataan yang diharapkan dapat digunakan untuk mendapatkan informasi.
Perusahaan penyedia jasa informasi wisata adalah perusahaan yang tepat untuk menjawab keluhan wisatawan dalam hal mendapatkan informasi mengenai suatu tempat wisata. Perusahaan penyedia jasa informasi wisata menyediakan jasa pemberian informasi pada suatu tempat wisata dengan penyediaan data, berita, feature, foto, video, dan hasil penelitian mengenai kepariwisataan yang disebarkan dalam bentuk bahan cetak dan/atau elektronik.







II       Profil Usaha
Profil Perusahaan
Nama Perusahaan                    :           PT. ADVENTURE INFORMATION
Jenis Perusahaan                     :           Perusahaan Jasa
Alamat                                                :           jl.Denpasar Gilimanuk, Selemadeg, Tabanan
Owner / Manajer Umum         :           I Gede Adi Setiawan
Manajer Pemasaran                 :           I Wayan Gunadi        
Manajer Keuangan                  :           I Gede Oka Mahendra
Manajer Pelaksanaan               :           Pande Putu Andika Setiawan
Staf lainnya                             :           8 orang
Visi dan Misi
Visi      :   Menjadi pusat pemberi informasi tepat, jelas dan akurat untuk wisatawan dalam melakukan kegiatan wisata ke suatu tempat.
Misi    : menyediakan media informasi dan promosi yang unik, menarik, jelas,       lengkap dan sesuai kebutuhan wisatawan.











III     Rencana Usaha


Nama Usaha
Usaha yang saya dirikan adalah jasa penyedia informasi wisata dengan nama  PT. ADVENTURE INFORMATION yang beralamat di jl.Denpasar Gilimanuk, Selemadeg, Tabanan. Alasan saya memilih nama ADVENTURE INFORMATION ini karena jasa yang saya tawarkan adalah penyedia informasi bagi wisatawan yang ingin melakukan kegiatan wisata pada suatu objek wisata.

Tempat Usaha
Dengan melakukan research dan berbagai pertimbangan, tempat usaha yang saya pilih adalah jl.Denpasar Gilimanuk, Selemadeg, Tabanan. Daerah ini saya perhatikan strategis karena tempatnya dipinggir jalan raya yang ramai orang-orang dan padat penduduk. Selain itu tempat ini berada didalam kabupaten tabanan yang menyediakan banyak tempat-tempat wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Waktu Operasional
perusahaan ini akan saya buka hari senin sampai jumat dari jam 08:00 sampai jam 17:00, perusahan saya buka dari hari senin sampai hari jumat karena kebanyakan wisatawan akan berwisata di akhir pekan yaitu sabtu dan minggu, sehingga sebelum mereka melakukan kegiatan wisata mereka dapat mengunjungi perusahaan saya untuk mendapatkan informasi.

Anggaran Dana
Rencana anggaran dana yang akan digunakan kurang lebih sejumlah Rp950.000.000 (Sembilan ratus lima puluh juta rupiah) dengan perincian sebagaimana yang akan saya jelaskan kemudian. Prinsip yang digunakan dalam usaha ini adalah persentase proporsional terhadap dana yang ditanamkan demi keberlangsungan usaha ini. Pelaksana operasional memiliki persentase sejumlah sekian persen dari omset bulanan Dan akan berubah seiring perkembangan waktu dan kondisi, seperti terjadi loss/rugi di bulan-bulan awal, terjadi Break Event Point, penambahan biaya operasional, dan lain sebagainya. Perjanjian kerjasama ini bersifat mengikat dan dapat berubah setelah melalui pembicaraan secara hukum yang berlaku.



















IV     Produk atau Jasa
dalam memberikan informasi, perusahaan saya menyediakan layanan jasa berupa :
1.      Informasi Media Cetak
Informasi data wisata yang tertuang pada media cetak seperti peta wilayah, gambaran tentang suatu tempat wisata, dan kondisi iklim suhu dan kelembapan di suatu tempat wisata.
2.      Informasi Media Elektronik
Informasi yang disediakan perusahaan di media elektronik berupa peta digital yang dapat diakses dengan komputer, situs web resmi dari perusahaan yang berisikan informasi lengkap tentang tempat wisata, foto digital tentang keadaan suatu objek wisata dan video dokumenter tentang gambaran sesungguhnya dan daya tarik yang dimiliki oleh suatu tempat wisata.
3.      Informasi lain
Informasi lain juga bisa didapatkan secara langsung dari data-data yang dimiliki oleh perusahaan tentang tempat tempat wisata yang ingin dicari dan semua informasi yang perusahaan sediakan berdasarkan fakta dan keadaan sebenarnya.











V.      Analisis SWOT


1.       Kekuatan
*        Memiliki cara penyajian informasi yang unik dan menarik
*        Memiliki data yang lengkap dan tepat
*        Dalam pelayanan, perusahaan akan melayani pelanggan sampai puas mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

2.      Kelemahan
*        karena informasi yang perusahaan beri sangat lengkap, unik dan berdesain mewah, maka untuk biaya yang harus dibayarkan relative tinggi.
*        Perusahaan adventure information ini tidak menyediakan jasa pemandu wisata sehingga pelanggan hanya mengandalkan informasi yang didapat langsung dari perusahaan saja.
 
3.       Peluang
*        dapat mempromosikan keberadaan dari suatu tempat wisata ke seluruh dunia
*        semakin bertambahnya wisatawan yang berkunjung pada suatu tempat wisata
*        persaingan antar tempat wisata dalam menyediakan daya tarik akan semakin maju

4.       Tantangan
*        semakin berkembangnya suatu tempat wisata maka informasi yang perusahaan berikan harus semakin update sehingga informasi seperti video documenter memiliki masa berlaku
*        persaingan dengan perusahaan sejenis lainnya sangat ketat, mengingat dari perusahaan saya sendiri belum menyediakan jasa pemandu wisata


VI. Pemasaran


1.      Target pasar
Karena Perusahaan saya buka jl.Denpasar Gilimanuk, Selemadeg, Tabanan, yang juga merupakan daerah wisata alam maka target pasar dari perusahaan adventure information ini adalah para wisatawan domestik maupun mancanegara. Target pasar saya juga untuk lingkup kawasan menengah ke atas.
2.      Metode Pemasaran
Metode pemasaran yang akan saya gunakan adalah dengan promosi menggunakan Sosial Media, Website dan media cetak seperti Koran dan majalah.



VII Anggaran

Estimasi Anggaran Biaya
KETERANGAN
HARGA
JUMLAH

1.
Modal Perusahaan
 Rp100.000.000
 Rp100.000.000

2.
Tanah seluas 50m2  di tabanan
 Rp5.000.000/m2
 Rp500.000.000

3.
Bangunan seluas 20m2 di tabanan
 Rp100.000.000
 Rp100.000.000

4.
Inventaris Usaha
 Rp100.000.000
 Rp100.000.000

5.
Ijin
 Rp50.000.000
 Rp50.000.000

7.
Lain-lain
 Rp100.000.000
 Rp100.000.000

Total Estimasi Aset Tetap
 Rp950.000.000